Rabu, 15 Juli 2009

aing tea

Standar Pengendalian Intern (SPI)
a.Pengertian
Suatu satuan usaha atas laporan keuangan yg mencakup kebijakan dan prosedur yg berkaitan dengan kemampuan satuan usaha untuk mencatat, mengolah, meringkas, dan melaporkan dat keuangan tahunan konsisten dengan asersi yg terkandung dalam laporan keuangan tahunan.
b.Konsep Dasar Penilaian SPI
Tanggung jawab = penyusunan SPI adalah tanggung jawab manajemen
Keyakinan memadai = penyusunan SPI bukan untuk memberikan keyakinan yg absolute bahwa perusahaan akan terbebas dari kecurangan tetapi memadai
Keterbasan bawaan = SPI sangat dipengaruhi faktor kelemahan yg ada pada manusia
c.Fungsi SPI
Bagi Klien = memberikan manajemen keyakinan yg memadai bahwa tujuan dan sasaran yg penting dapat dicapai oleh perusahaan
Bagi Auditor = memenuhinya auditor berkepentingan terhadap internal accounting control, yaitu data yg andal dan pengamanan terhadap aktifa dan catatan yg berdampak langsung terhadap laporan keuangan dan asersi manajemen
d.Tujuan Penyusunan SPI
Bagi Klien = 1. menyediakan data yg handal 2. mengamankan akiva dan catatan 3. meningkatkan efisiensi operasional 4. mendorong ketaatan kepada kebijakan yg ditetapkan
Bagi Auditor = 1. transaksi yg dicatat absah (keabsahan) 2. transaksi diotorisasi dengan pantas (otorisasi) 3. transaksi yg terjadi dicatat (kelengkapan) 4. transaksi dinilai dengan pantas (penilaian) 5. transaksi di klasifikasikan dengan pantas (klasifikasi) 6. transaksi dicatat pada waktu yg sama (waktu) 7. transaksi dimasukkan dalam buku besar dengan lengkap dan iktisar dengan benar dalam buku tambahan (posting ke rekening)
e.Elemen atau Komponen SPI
= lingkungan pengendalian, sistem akuntansi, prosedur pengendalian, pemisahan tugas, (pencatatan, penyimpanan, penguasaan), sistem otorisasi yg cukup praktek yg sehat, pegawai yg kompeten
f.Alasan Pemahaman SPI
Auditability = informasi integritas manajemen, sifat dan luas catatan
Salah saji yg material dan potensial = mengidentifikasi kekeliruan dan ketidakberesan potensial untuk dapat mempengaruhi laporan keuangan dan menetapkan resiko
Resiko penemuan = langsung berpengaruh resiko penemuan yg direncanakan
Perancangan pengujian = informasi yg diperoleh harus bisa merancang pengujian saldo laporan keuangan
g.Pemahaman SPI
Rancangan kebijakan dan prosedur dalam masing” elemen
Penempatan dalam operasi
h.Prosedur Pemahaman SPI
= 1. pengalaman dalam periode sebelumnya 2. tanya jawab dengan klien 3. kebijakan dan pedoman sistem klien 4. inspelasi dokumen dan catatan 5. pengamatan atas aktivitas operasi satuan usaha
i. Alat Untuk Memahami SPI
= 1. deskripsi naratif 2. flow chart 3. quesioner atau internal control
j. Pengujian SPI
= 1. tanya jawab 2. inspeksi atas dokumen 3. pengamatan 4. pelaksanaan ulang
Jenis” Pengujian
Pemahaman SPI
Pengujian SPI
Pengujian subtantif atas transaksi
Pengujian analitis
Pengujian terinci atas saldo
Hubungan pengendalian dengan bahan bukti
Pemahaman SPI, pengujian SPI, pengujian subtantif = dokumen, observasi, tanya jaab dan akurasi mekanis
Pengujian terinci atas saldo = konfirmasi, pemeriksaan fisik
Semua pengujian = tanya jawab


Sistem pemrosesan data electronik(PDE) pada audit
a.kompleksitas sistem PDE
kompleksitas teknis
1.pemrosesan on-line memungkinkan akses langsung ke dalam komputer karena menggunakan terminal display baik untuk tujuan masukan maupun keluaran. Sistem ini memungkinkan suatu pemograman dan beberapa fungsi operator tertentu dilaksanakan secara online.
2.sistem komunikasi: saluran komunikasi dapat menghubungkan komputer secara langsung dengan seluruh pemakai sistem.
3.pemrosesan yang terdistribusi : fungsi komputer tersebar diantara beberapa CPU.
4.manajamen database : saat aplikasi komputer di proses data yang dimasukan di format ke dalam struktur file yang diinginkan
5.sistem operasi komleks: sistem operasi mengelola kegiatan dari komputer.

#luas pemakaian
Jika perusahaan dan akuntasi lebih banyak menggunakan komputer maka sistem nya harus lebih kompleks untuk menampung kebutuhan pemrosesan
Misalnya dengan menambah siklus traksaksi yang dikomputerisasi.
# Dampak PDE pada organisasi
1.perubahan dalam organisasi : a. fasilitas : fasilitas yang dibutuhkan yaitu ruangan perangkat komputer, pemeliharaan ruangan. B. penyusunan staff : penerapan EDP membutuhkan pegawai yang handal. Untuk mengoperasikan komputer. C. sentralisasi data dan pemisahan tugas: penerapan EDP memungkinkan pengumpulan data dari berbagai macam bagian. D. Metode otorisasi.


2.daya saji informasi
a.daya saji data masukan B. daya saji pemrosesan C. daya saji transaksi jejak : pengumpulan dokumen dan catatan sumber yang memungkinkan organisasi untuk menelusuri ayat pemasukan akuntansi

3.Potensi kesalahan yang material: A. berkurangnya keterlibatan manusia B. keseragaman pemrosesan C. akses yang tidak di otorisasi D. kehilangan data : apabila data di sentralisasikan terdapat resiko meningkat bahwa data tersebut akan hilang dan rusak
4.Potensi untuk meningkatkan pengendalian

#pengendalian PDE
a.pengendalian umum : pengendalian yang berkaitan dengan seluruh bagian sistem PDE sehingga harus di evaluasi di bagian awal audit.
b.Pengendalian aplikasi : pengendalian yang diterapkan pada pengguna spesifik dari sistem PDE auditor merencanakan untuk mengurangi resiko pengendalian.

Pengendalian
#Pengendalian umum : katagori pengendalian nya :
1.rencana organisasi dan operasi aktivitas PDE contoh pemisaha antara pemogram dan operator
2.prosedur untuk mendokumentasikan memeriksa kembali dan memisahkan sistem dengan program contoh nya. Instruksi pelaksanaan program yang memadai untuk pengoperasian komputer.
3.pengendalian atas akses ke peralatan program dan file data .. contoh nya otorisasi password yang di butuhkan oleh terminal komputer untuk di operasikan

# Pengendalian aplikasi : katagori pengendaliannya :
a.masukan contoh nya otorisasi pra-pemrosesan transaksi penjualan
b.pemrosesan contoh nya pengujian kelayakan atas harga jual per unit dari suatu penjualan
c.keluaran contohya penelahaan pasca pemrosesan transaksi penjualan oleh bagian penjualan.
# Memproses pemohonan SPI pada lingkungan PDE
Tujuan memahami SPI pada PDE,membantu menentukan,berdasarkan kecukupan pengendalian intern yang ada,bahan bukti audit yang harus dikumpulkan
Pendekatan SPI pada PDE
1.bagan arus : menekankan pada organisasi perusahaan dan arus informasi yang melalui sistem
2.kuisioner PDE : menekankan pada pengendalian spesipik tanpa mengaitkan masing2 pengendalian satu sama lain
3.daftar kekeliruan : mendukung kedua pendekatan diatas dengan memperlihatkan kekeliruan dan penyimpangan sebenarnya yang akan dilaporkan oleh sistem PDE
# Auditing sekitar komputer
Auditor mendapatkan pemahaman atas SPI dan melaksanakan pegujian atas pengendalian dan pengujian subtantive atas transaksi dan prosedur verifikasi saldo akun dengan cara yang sama seperti dalam sistem manual tidak dilakukan upaya pengujian pengendalian PDE klien,akan tetapi auditor bisa menggunakan computer untuk melaksanakan prosedur audit.Hal ini hanya mungkin apabila kondisi berikut terpenuhi :
1.dokumen sumber tersedia dalam bahasa non-mesin
2.dokumen2 disimpan dalam file dengan cra yang mudah ditemukan untuk tujuan auditing
3.keluaran didaftar dalam rincian yang mencakupi agar memudahkan auditor menelusuri setiap transaksi dari dokumen sumber pada keluaran atau sebaliknya…
# auditing dengan pengunaan komputer
Cara auditor menggunakan komputer untuk melaksanakan prosedur audit
1.memproses data pengujian pada sistem komputer klien sebagai bagian dari pengujian atas pengendalian
2.menguji pencatatan yang diselengarakan computer sebagai sarana untuk melakukan veripikasi atas laporan keuangan klien
3.menggunakan computer untuk melaksanakan audit yang terpisah dari catatan clien
pendekatan data pengujian yang digunakan
c.pendekatan data pengujian : menentukan apakah program komputer klien dapat menanggani dengan benar transaksi yang sah ataupun tidak sah.selain itu juga, mengevaluasi kemampuan sistem klien ,menanggani berbagai enis transaksi
d.pendekatan program komputer auditor : dgn menjalankan programnya sendiri dengan terkendali dgn tujuan untuk melakukan verifikasi atas data klien yang dicatat dalam bahasa mesin.selain itu juga menguji keluaran dari sistem mengenai ketetapannya.
e.Menggunakan perangkat lunak audit yang digeneralisasikan : program yang digeneralisasikan terdiri dari perangkat program komputer yang secra bersamaan melaksanakan bermacam fungsi pemrosesan data.manfaatnya yaitu program2 ini dikembangkan dengan cara sedemikian sehingga staf audit dapat dengan cepat dilatih untuk menggunakan program tersebut.selain itu dengan program yang digeneralisasi, suatu program tunggal dapat diterapkan pada lingkup tugas2 luas tanpa harus mengeluarkan biaya atau mengalami kesulitan dalam pengembangan program individual.
# Auditing dengan bantuan mikrokomputer
Penggunaan mikrokomputer dalam auditing adalah pengembangan neraca saldo dan skedul utama,review analitik, pembuatan program audit, sampling statistik,dan penyiapan perangkat lunak yang tersedia…
Audit program
Rancangan pengajian compliences
Laksanakan pemahaman SPI  tingkat resiko SPI  evaluasi biaya dan manfaat dari pengajian SPI  rancangan pengujian pengendalian & subtantive atas transaksi itu ada :
1.prosedur audit
2.ukuran sampel
3.pos/unsur/item yang terpilih
4.saat pengujian.
- To analis : memeriksa dengan cara memecah-mecah atau membagi menjadi bagian yang lebih kecil untuk menentukan hubungan antara bagian tersebut.
- To examine : arti luas dari pekerjaan terhadap laporan keuangan
- To check : pengawasan atau supervisi untuk menjamin ketetapan atau sama artinya dengan memeriksa dan menempatkan suatu benda
- komparative : memeriksa dua data atau informasi dengan memperhatikan persamaan dan perbedaannya
- konfirmasi : usaha pencarian bukti dmn pihak lain meneguhkan beberapa informasi yang diperiksa
- footing : memeriksa kebenaran penjumlahan & pengurangan kebawah
- cross footing : memeriksa kebenaran penjumlahan ke samping
- to inspect/scan : menelaah secra kritis tanpa melakukan verifikasi yang lengkap.
- rekonsiliasi : mencocokan dua sumber yang terpisah mengenai hal yang sama dan klo terdapat perbedaan, perbedaa tersebut harus dapat dijelaskan.
- testing atau sampling : memeriksa bagian2 tertentu dari suatu populasi yang kemudian digunakan sebagai dasar untuk menarik kesimpulan mengenai kedaan populasi tsb.
- to trace : memeriksa dengan cara mengurut menelusuri ke asal
- verifikasi : pemeriksaan mengenai kebenaran perhitungan seperti memeriksa penjumlahan, pengurangan, perkalian, pembagian.
- if vouching : memeriksa dokumen dasar dilakukan untuk membuktikan sah atau tidaknya suatu transaksi dari segi akuntasi
- read : pemeriksaan tertulis untuk menentukan fakta yang berkaitan dgn audit
- compute : perhitungan yang dilakukan oleh auditor independen dari angka2 klien
- hitung ulang : perhitungan untuk menentukan apakah perhitungan klien benar
- hitung secara specific : menentukan aktiva yang ada di tempat klien pada waktu tertentu
- observasi : tindakan pengamatan terhadap suatu bukti.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar